Gunung Rinjani

Gili Kedis dari Lombok

Gili yang terkenal di Lombok adalah 3 Gili yaitu Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air tapi sesungguhnya masih banyak Gili lainnya yang terkenal. Saya tertarik sekali mengunjungi 3 Gili lainnya yaitu Gili Kedis, Gili Sudak dan Gili Nanggu walaupun masih ada Gili Tangkong yang berdekatan. Waktu aku cerita ke beberapa karyawan hotel di Senggigi mengenai jalan menuju 3 Gili tersebut dan mereka bilang tempat itu masih sepi. Kebanyakan turis yang datang adalah turis asing yang ingin berbulan madu. Aku kok makin tertarik dan penasaran ya.
Gili Kedis

Menurut info jarak dari Senggigi menuju ke 3 Gili tersebut cukup jauh sehingga perjalanan harus dimulai dari pagi. Dan kebetulan jadwalku dari 3 Gili ini akan langsung menuju daerah Kuta. Cara menuju Gili Kedis, Gili Nanggu dan Gili Sudak dengan menyewa mobil dan berangkat jam 8 pagi dari hotel di Senggigi dan rute yang kami jalani cukup panjang dari jalanan yang bagus sampai hancur sepanjang Senggigi – Lembar – Sekotong – Tawun. Sepanjang jalan Lembar menuju Tawun kiri dan kanan jalan banyak penduduk lokal yang mendirikan tenda di atas sebuah sumur untuk menambang emas. Kata supir yang membawaku, kadang sudah 3 bulan yang menambang dan tidak keluar dari sumur maka dianggap meninggal. 
Gili Kedis adalah pulau kecil yang tidak berpenghuni dapat dilihat dari pelabuhan Tawun sehingga hanya naik kapal sekitar 15 menit maka kita akan sampai di Gili Kedis. Kata ABK yang membawaku Gili Kedis sering disebut dengan Romantic Island atau Honeymoon Island karena pulaunya yang sangat kecil biasanya para pasangan sering ditinggal di pulau dan pada sore hari akan dijemput kembali oleh ABK laut. Kok aku malah takut ya denger kalau ditinggal ditengah pulau kecil tak berpenghuni.
Akhirnya sampai juga di Gili Kedis bentuknya memang kecil. Ga membutuhkan waktu 15 menit untuk mengelilingi pulau udah kembali ke titik semua. Pulau ini berada di tengah laut, dengan batu karang besar di sisi pelabuhan Tawun dan pasir pantai di sisi pelabuhan Patuk Kijuk (kalau aku tidak salah ya) ditengah ada tumbuhan rindang. Benar-benar pulau yang sangat kecil.
Aku melihat ada perahu yang ingin menepi ke Gili Kedis tapi akhirnya tidak jadi karena melihat kami di sini. Aku baru ngerti, kenapa disebut pulau cinta karena orang lain pun tidak akan menggangu kalau melihat kita berada di pulau ini sehingga membuat kita serasa memiliki pulau ini seutuhnya. Makanya kalau bawa pasangan pasti seneng ditinggal disini.
ABK laut mengajak aku snorkeling di pinggir pantai dekat batu karang. Aku protes, kok ga ditengah laut? Katanya disini banyak kok ikan kecil yang bisa dilihat. Oke, akhirnya aku nurut. Pas aku snorkeling ternyata laut sekitar Gili Kedis dangkal dan banyak rumput laut. Ada ikan-ikan kecil bermain dibalik rumput laut dan bintang laut biru. Sedangkan di sisi pantai yang berpasir putih, agak jauh untuk melihat ikan karena pasir pantai di dalam laut sangat luas.
Menurutku karena pulau yang kecil dan pemandangan dalam lautnya tidak begitu bagus mungkin para turis lebih suka berjemur sambil baca buku di pasir pantai yang halus dibanding snorkeling. Tapi pulau kecil ini memang indah kok dengan pasir putih yang halus dan pemandangan pulau-pulau indah sekelilingnya jadi ga ada salahnya kok berkunjung ke Gili Kedis, menikmati pulau kecil sendirian serasa milik sendiri. Dan foto fi bawah ini adalah foto favorit-ku di Gilli Kedis.

No comments:

Post a Comment